PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PEMILIHAN BAHAN SESUAI DESAIN DI SMKN 1 PRINGAPUS
Model pembelajaran problem based learning dirancang khusus untuk menunjang proses belajar siswa yang berkaitan dengan penyelesaian masalah, siswa dapat belajar dari masalah yang ada dan selanjutnya dapat didiskusikan mengenai solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut. Dalam hal ini model pembelajaran problem based learning dipilih dengan tujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas X Tata Busana SMKN 1 Pringapus pada materi pemilihan bahan.
Kegiatan pembelajaran dalam materi pemilihan bahan diawali dengan guru mengorientasi peserta didik terhadap suatu masalah kemudian guru mengorganiasi peserta didik untuk belajar, guru membimbing penyelidikan kelompok, guru meminta peserta didik untuk mengembangkan dan menyajikan hasil karya dan guru mengevaluasi serta menganalisis proses pemecahan masalah dalam pemilihan bahan. Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mengumpulkan data dengan mendeskripsikan secara sistematis mengenai keterlaksanaan sintaks model pembelajaran problem based learning, aktifitas siswa dan hasil belajar siswa selama proses belajar mengajar berlangsung. Penelitian tindakan kelas ini direncanakan dengan tiga siklus, pada siklus I materi yang diajarkan adalah kategori bahan berdasarkan karakteristiknya. Pada siklus II materi yang diajarkan adalah faktor-faktor yang mempengaruhi dalam pemilihan bahan dan siklu III materi yang diajarkan adalah analisis bahan sesuai desain.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keterlaksanaan sintaks model pembelajaran problem based learning pada siklus I terlaksana sangat baik dengan presentase sebesar 94%, pada siklus II juga terlaksana sangat baik dengan presentase sebesar 94% dan siklus ke III terlaksana dengan sangat baik dengan presentase sebesar 100%. Aktivitas siswa pada siklus I memperoleh presentase sebesar 90% yang artinya sangat baik, sedangkan pada siklus II juga terlaksana dengan sangat baik yaitu dengan memperoleh presentase sebesar 94% dan siklus ke III memperoleh presentase sebesar 100%. Hasil belajar siswa secara klasikal pada siklus I adalah sebesar 91,6% yang artinya sangat baik, sedangkan pada siklus II adalah 94% yang artinya sangat baik dan pada siklus III adalah 97% yang artinya sangat baik . Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka keterlaksanaan sintaks model pembelajaran problem based learning mengalami peningkatan sebesar 6%, aktivitas siswa meningkat 4% dan hasil belajar siswa mengalami peningkatan sebesar 3% .
Penulis: Analia Susanti, S.Pd
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Berawal dari Keresahan Melihat Sampah di Sungai, Siswa SMK N 1 Pringapus Ciptakan Smart River Guardian dan Raih Juara Dua IYSIC 2026
Kepedulian terhadap lingkungan mendorong tiga siswa SMK N 1 Pringapus untuk menciptakan sebuah inovasi teknologi yang tidak hanya kreatif, tetapi juga memiliki tujuan nyata bagi li
Semarak Lomba 17 Agustus di SMK NEGERI 1 PRINGAPUS
Pagi itu, halaman sekolah tampak lebih ramai dari biasanya. Bendera Merah Putih berkibar di setiap sudut, sementara para siswa berkumpul dengan wajah penuh semangat. Dalam rangka memper
Meriahnya Hari Olahraga Antarjurusan SMK NEGERI 1 PRINGAPUS
Pagi itu, suasana sekolah terasa berbeda dari biasanya. Lapangan yang biasanya digunakan untuk kegiatan belajar kini dipenuhi oleh para siswa dari jurusan DKV, Busana, dan Otomotif. Sua
Peran Guru Bahasa Inggris dalam Meningkatkan Kemampuan Siswa
Bahasa Inggris merupakan bahasa internasional yang digunakan dalam berbagai bidang, seperti pendidikan, teknologi, bisnis, dan komunikasi. Oleh karena itu, guru Bahasa Inggris memiliki
MPLS SMK Negeri 1 Pringapus Tahun Ajaran 2026/2027
Pringapus – SMK Negeri 1 Pringapus sukses menyelenggarakan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 selama lima hari. Kegiatan ini diikuti oleh se
Logistic Race Berbasis Canva: Inovasi Pembelajaran IPAS untuk Mewujudkan Pembelajaran Bermakna dalam Mendukung Indonesia yang Berdaulat, Adil, dan Makmur
Oleh: Rizka Silviana Hartanti, S.Pd. SMK N 1 Pringapus Pendahuluan Pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang adaptif mampu menghadapi tantangan abad
AURA 26 SMKN 1 PRINGAPUS
PRINGAPUS — Suasana di SMK Negeri 1 Pringapus tampak berbeda pada tanggal 27 April hingga 6 Mei 2026. Energi positif, hilir mudik siswa yang antusias, serta gemuruh kreativitas me
PERAN GURU BAHASA JAWA
Guru Bahasa Jawa memiliki peran penting dalam dunia pendidikan, khususnya dalam menjaga dan melestarikan budaya Jawa di kalangan generasi muda. Bahasa Jawa bukan hanya alat komunikasi,
KARTINI SMKN 1 PRINGAPUS
Hari Kartini yang diperingati setiap tanggal 21 April merupakan momen penting untuk mengenang perjuangan R.A. Kartini dalam memperjuangkan hak-hak perempuan di Indonesia. Beliau dikenal